Senin, 16 April 2018

Pemasangan Coupler 32 di Lhokseumawe

Pada tanggal 8 Januari, tim Noorel melakukan pemasangan Coupler 32 

Coupler 32

Minggu, 15 April 2018

Kebocoran Pipa Gas di Lhokseumawe

Pada tanggal 7 Januari, tim Noorel melakukan perbaikan pipa gas karena adanya kebocoran

Tim Noorel melakukan perbaikan

Kamis, 12 April 2018

Pemasangan Ball Valve di Lhokseumawe

Pada tanggal 6 Januari, tim Noorel melakukan pengecekan Ball Valve

Pengecekan Ball Valve

Rabu, 11 April 2018

Pemasangan Endcap D20 di Lhokseumawe

Pada tanggal 5 januari, tim Noorel melakukan pemasangan Endcap D20

Pemasangan Endcap D20

Selasa, 10 April 2018

Penyisiran Mencari Titik Bocor di Lhokseumawe

Pada tanggal 4 Januari, tim Noorel melakukan penyisiran untuk mencari titik-titik kebocoran

Penyisiran titik-titik kebocoran 

Senin, 09 April 2018

Kerusakan Pipa Gas di Lhokseumawe

Pada tanggal 3 Januari, tim Noorel melakukan perbaikan karena terjadi kerusakan pada pipa gas 

Kerusakan pipa gas 

Minggu, 08 April 2018

Pengecekan Valve MBA di Lhokseumawe

Pada tanggal 2 januari, tim Noorel melakukan pengecekan Valve MBA

Pengecekan Valve MBA

Kamis, 05 April 2018

Perbaikan Pipa Gas di Lhokseumawe

Pada tanggal 31 Desember, tim Noorel melakukan perbaikan pipa gas karena adanya kebocoran

Setelah diperbaiki

Rabu, 04 April 2018

Briefing Tim Noorel di Lhokseumawe

Pada tanggal 30 Desember, tim Noorel melakukan briefing sebelum melakukan pekerjaan

Tim Noorel

Senin, 02 April 2018

Pemasangan Endcap di Lhokseumawe

Pada tanggal 29 Desember, tim Noorel melakukan pemasangan Endcap 

Pemasangan Endcap

Minggu, 01 April 2018

Pengecekan Pressure Gauge di Lhokseumawe

Pada tanggal 28 Desember, tim Noorel melakukan pengecekan Pressure Gauge 

Pressure Gauge 

Rabu, 28 Maret 2018

Pengecekan Dengan Cairan Odoran di Lhokseumawe

Pada tanggal 27 Desember, tim Noorel melakukan pengecekan dengan cairan Odoran untuk mengetahui kebocoran melalui bau

Tim Noorel melakukan pengecekan dengan cairan Odoran

Selasa, 27 Maret 2018

Mencari Titik Kebocoran di Lhokseumawe

Pada tanggal 26 Desember, tim Noorel mencari titik kebocoran

Tim Noorel sedang mencari titik kebocoran

Senin, 26 Maret 2018

Pengecekan Titik bocor di Lhokseumawe

Pada tanggal 24 Desember, tim Noorel melakukan pengecekan titik kebocoran

Titik kebocoran

Minggu, 25 Maret 2018

Pemotongan Pipa Gas di Lhokseumawe


Pada tanggal 23 Desember, tim Noorel melakukan pemotongan pipa gas dikarenakan terjadinya kebocoran 

Pemasangan endcap

Minggu, 10 Desember 2017

Noorel Idea : 7 Peraturan Safety dalam Bekerja

Bukan rahasia lagi, industri pertambangan adalah salah satu bisnis yang memiliki risiko tinggi terkait keselamatan kerja. Terlebih, awal tahun ini, kecelakaan terjadi di area kerja salah satu perusahaan tambang terbesar yang kegiatan operasi produksinya di bagian Timur Indonesia.

Meskipun kecelakaan tersebut tidak persis terjadi di dalam area penambangan, namun kejadian ini telah membuat pemerintah, dalam hal ini Menteri ESDM mengimbau para perusahaan tambang maupun perusahaan lainnya yang melibatkan kegiatan produksi untuk meningkatkan keselamatan kerja dalam kegiatan produksinya.

Untuk itu, jika Anda merupakan salah satu yang bekerja di industri dengan tingkat risiko keselamatan yang tinggi, sangat penting bahwa Anda mengambil langkah-langkah keselamatan berikut untuk terhindar dari risiko yang membahayakan diri Anda, seperti yang disarankan oleh Michala Maly, seorang analis yang berokus pada project management dan workplace compliance:

1. Jangan abaikan bahaya

Langkah awal untuk menjaga keamanan diri Anda adalah menyadari fakta bahwa bekerja di pertambangan memiliki risiko keselamatan yang tinggi. Untuk itu, cobalah untuk tetap waspada dalam setiap aktivitas pekerjaan yang Anda lakukan. Kecelakaan dengan dampak besar dapat terjadi karena satu kecerobohan kecil.

2. Tugas-tugas yang berisiko membutuhkan perencanaan dan komunikasi

Ketika merencanakan suatu tugas, hal yang perlu Anda pikirkan bukan hanya bagaimana menyelesaikan tugas tersebut dengan cara yang seefisien mungkin. Namun, pikirkan dan rencakan juga resource lainnya, seperti menambah waktu dan uang sebagai faktor penting dari persyaratan mengenai safety (keselamatan). Cobalah untuk tidak mengabaikan keselamatan kerja dari setiap karyawan ketika mencoba untuk memenuhi tenggat waktu dan meningkatkan kualitas pekerjaan. Semua risiko harus dinilai, termasuk kemungkinan kecelakaan. Dengan memberikan instruksi yang jelas dan mendidik, hal tersebut dapat mengurangi risiko kecelakaan yang mungkin terjadi.

3. Dapatkan pelatihan profesional

Semua anggota tim harus menjalani pelatihan keselamatan secara rutin. Pelatihan rutin ini seharusnya tidak hanya berlaku untuk anggota tim baru saja. Bahkan, karyawan lama pun tetap harus rutin mengikuti pelatian tersebut. Sesi pelatihan yang mengandung teori dan komponen praktis dapat membantu para karyawan dalam menerapkannya saat melakukan pekerjaan mereka. Atau, untuk pekerja yang memiliki peran yang cukup berisiko, dapat melakukan pemeriksaan kesehatan fisik untuk menentukan apakah mereka mampu mengambil tuntutan fisik dari pekerjaan mereka.

4. Selalu mengenakan perlengkapan safety

Mulai dari helm, kacamata, dan sarung tangan, semua komponen safety ini merupakan standar yang harus digunakan oleh setiap orang dan setiap saat.

5. Pengawasan tim

Semua anggota tim harus mengikuti instruksi keselamatan tanpa pengecualian. Seorang supervisor juga harus rajin menindaklanjuti dan menegakkan aturan. Pengawas juga perlu mengetahui keberadaan semua anggota tim di seluruh tempat dan di setiap shift. Demikian juga, semua pekerja harus terus diberi informasi apa yang dilakukan anggota tim lainnya sepanjang hari. Cobalah untuk membuat aturan yang dapat mencegah setiap anggota tim untuk melanggar aturan mengenai keselamatan kerja.

6. Dokumen prosedur keselamatan

Ketika kecelakaan terjadi, semua anggota tim harus tahu persis apa yang harus dilakukan. Prosedur keselamatan harus didefinisikan dengan jelas. Ketika mendokumentasikan prosedur keselamatan, berikan juga gambaran berbagai peristiwa yang mungkin terjadi, apa yang perlu dilakukan dan siapa yang harus dihubungi. Prosedur keselamatan harus ditampilkan secara jelas di lokasi yang mudah di akses oleh semua orang.

7. Patuhi standar keselamatan terbaru

Pastikan semua peralatan keselamatan dilayani secara teratur dan memenuhi semua standar keamanan terbaru. Jangan pernah mencoba untuk menghemat peralatan keselamatan. Jika item tidak lagi sesuai dengan standar keselamatan saat ini, segeralah untuk menggantinya. Bahkan jika hal tersebut berdampak pada meningkatnya biaya yang diperlukan atau penundaan proyek. Jangan pernah biarkan setiap orang menggunakan peralatan keselamatan yang sudah usang.

Jumlah insiden yang terkait dengan keselamatan di industri, khususnya industri tambang memang cukup tinggi. Padahal,  beberapa tragedi yang terjadi bisa dicegah. Ada baiknya untuk tidak mengulangi kesalahan yang telah dibuat oleh orang lain. Meskipun risiko keselamatan tidak dapat dihilangkan sepenuhnya, dengan mengikuti beberapa tips di atas dapat membantu untuk mengurangi tingkat kecelakaan yang terjadi.***

Sumber: Reliableplant.com

Selasa, 14 November 2017

Inspeksi kebocoran pipa gas di Cikarang


PT Norel Idea pada hari Selasa, tgl 14 november menindak lanjuti laporan kebocoran yang terjadi di daerah Cikarang Jawa Barat.
Team Noorel Idea telah menemukan titik kebocoran pipa gas di daerah Jaya Mukti , Perumahan Cikarang Baru, Cikarang Jawa Barat



Titik Kebocoran Pipa Gas

Sabtu, 11 November 2017

Keuntungan dan Kekurangan Menggunakan Gas Alam

Gas alam adalah gas yang terutama terdiri dari metana, biasanya dengan 0-20% hidrokarbon lainnya. Gas alam dibuat dalam dua cara utama. Yang pertama adalah mekanisme biogenik membuat gas alam oleh organisme metanogen. Gas alam ini dapat berlimpah di tempat pembuangan sampah dan sering dipanen akan digunakan untuk bahan bakar. Yang kedua adalah Gas termogenik dibuat dalam bumi pada suhu besar dan tekanan dari bahan organik terkubur, banyak rig minyak menangkap atau membakar gas alam dibuat sekitar deposit minyak.


Keuntungan dari Gas Alam

Dalam hal tertentu, gas alam dapat menjadi sumber daya terbarukan. Di tempat-tempat seperti tempat pembuangan sampah itu dibuat dari materi degradable di tempat sampah. Seperti minyak bumi, gas alam adalah bahan bakar fosil dalam arti termogenik, namun dianggap lebih ramah lingkungan karena emisinya rendah setelah pembakaran (Anda dapat membakar gas alam di rumah Anda tanpa efek samping, tetapi Anda tidak dapat menjalankan mobil ruangan tanpa sekarat!). Ia memancarkan 60-90% lebih sedikit polutan asap. Salah satu fakta yang paling penting tentang gas alam adalah bahwa sebagian besar cadangan alam ladang gas alam kurang dimanfaatkan.


Sumber : http://www.energyandcapital.com/articles/the-next-big-sector-in-natural-gas/4132

Kekurangan Gas Alam

Seperti bahan bakar fosil lainnya, gas alam masih membuat emisi gas rumah kaca. Dalam arti penggunaan skala besar, gas dari tempat pembuangan sampah tidak akan mampu memenuhi permintaan, dan karena itu akan bergantung pada bentuk non-terbarukan gas.

Gas alam sangat stabil dan bisa berbahaya ditangani atau diangkut sembarangan. Gas alam sejati tidak berwarna, tidak berasa dan hambar, yang membuat deteksi kebocoran yang sangat sulit. Untungnya, perusahaan gas menambahkan sulfat seperti bau yang menyertai gas alam di rumah kita


Sumber : http://www.tc.umn.edu/~dama0023/biofuels.html

Selasa, 24 Oktober 2017

Optimalisasi Pemanfaatan Pipa Distribusi serta Persediaan Material & Alat Bantu Kerja Jaringan Distribusi Gas Bumi di Sidoarjo Jawa Timur

Pada Ahir Oktober tahun 2017 ini PT Noorel Idea melakukan pemetaan jalur pipa di daerah Sidoarjo Jawa Timur. Survey lapangan area Sidoarjo dilakukan dengan tujuan untuk pemetaan jalur pipa eksisting, pengecekan Sambungan Rumah (SR) dan Sambungan Kompor (SK) pelanggan, dan melihat kondisi regulator sektor (RS) untuk persiapan gas in. Selain itu survey juga dilakukan dengan tujuan untuk berkoordinasi dengan BUMD atau pengelola jaringan gas, terkait dengan ijin kerja yang harus dilengkapi PT Noorel Idea sebagai kontraktor di area Sidoarjo. Survey lapangan dilakukan pada hari Rabu tanggal 18 Oktober 2017 dengan personil dari PT Noorel Idea dan City Gas sebagai pengelola jaringan gas di wilayah Sidoarjo.
  • Pembagian area jaringan gas terdiri dari :
  • Jargas Sidoarjo 1 yang terdiri dari Ngingas (7 sektor) dan Wedoro (5 sektor). Semua area sudah gas in.
  • Jargas Sidoarjo 2 yang terdiri dari Tambaksawah (4 sektor) dan Medaeng (5 sektor). Semua area sudah gas in.
  • Proyek 2012 yang terdiri dari Kalidawir (3 sektor), Gempol Sari (1 sektor), Kalitengah (2 sektor), Ngaban (1 sektor), dan Kludan (1 sektor). Semua area sudah Gas In kecuali area Gempol Sari yang akan menjadi area kerja PT Noorel Idea dalam pekerjaan ini.
  • Proyek 2014 yang terdiri dari Kalidawir (1 sektor), Kedung Banteng (3 sektor), dan Putat (3 sektor). Semua area sudah gas in.
  • Jumlah pelanggan untuk area Gempol Sari sebanyak 348 pelanggan
  • Area Gempol Sari sudah terpasang semua Sambungan Rumah (SR) dan Sambungan Kompor (SK) nya
  • Pipa induk menggunakan pipa diameter 125 mm dari MRS, dan keluar dari RS menggunakan pipa diameter 90 mm. Masuk ke gang area pemukiman warga menggunakan pipa diameter 63 mm. Sambungan rumah tapping langsung menggunakan pipa diameter 20 mm.
  • Perijinan untuk melakukan pekerjaan perbaikan langsung ditujukan ke lingkungan warga melalui Desa/Kelurahan, RW, dan RT setempat.
  • Survey kondisi RS Gempol Sari, kondisi bagus, struktur masih bagus dan kuat, secara keseluruhan kondisi instrumen masih baik hanya perlu dilakukan penggantian untuk Pressure Gauge outlet 15 Psi.
  • Dari MRS ke RS, pipa melewati Zinker sungai sepanjang +/- 34 meter.


Perbaikan Jaringan Pipa Gas di 6 Kota

Pada bulan Oktober 2017, ini PT Noorel idea mengerjakan perbaikan jaringan gas bumi yang berada di 6 lokasi. Dimulai dari Kabupaten Bekasi, kemudian Kabupaten Subang, saat ini team sedang memulai survey titik titik lokasi dimana perlu adanya perbaikan jaringan gas yang bocor ataupun harus ada pergantian komponen.menyusul 4 kota berikutnya.
Perbaikan Jaringan pipa gas di 6 kota kabupaten diantaranya :
  1. Kabupaten Lhohseumawe
  2. Kabupaten Organ Ilir
  3. Kabupaten Bekasi
  4. Kabupaten Subang
  5. Kabupaten Sidoarjo
  6. Kabupaten Bulungan
Pekerjaan perbaikan Jargas ini dilakukan dengan memperhatikan kepentingan umum di sekitar pekerjaan dengan menghindari dampak kerusakan-kerusakan atau gangguan-gangguan yang menyembabkan keselamatan umum, keamanan, ketertiban, kebersihan dan kelancaran lalu lintas
Pekerjaan Perbaikan Jargas dilakukan meliputi pengujian, perbaikan, pengadaan material dan alat bantu kerja, pemindahan intalasi yang tidak dimanfaatkan oleh pelanggan rumah tangga serta penambahan Pelanggan Kecil, Yaitu;
  • Pengadaan material dan alat bantu kerja dalam rangka pengoperasian jargas sesuai dengan ketentuan serta persetujuan dari PTGN.
  • Pengujian kehandalan insfrastruktur (pre-test) dengan cara pneumatic test dari sistem perpipaan, terdiri dari dari jaringan Distribusi, Sambungan Rumah Pelanggan termasuk untuk memastikan setiap sambungan instalasi dapat menyalurkan gas sampai dengan ke keranan akhir (valve) pelanggan.
  • Perbaikan infrastruktur sistem
  • Perbaikan dan penambahan Instalasi Pelanggan Rumah Tangga
  • Flushing/blowing untuk membersihkan saluran pipa dari kotoran-kotoran dan air.
  • Purghing (Nitrogen) untuk keperluan precommissioning sebelum real gas dimasukan kedalam sistim
  • Penambahan Sistem Jaringan Kecil (PK) agar penyerapan gas oleh Pelanggan dapat Optimal.
  • Melakukan pemindahan instalasi Pelanggan RumahTangga existing yang tidak memanfaatkan kepada pelanggan yang menginginkan gas melalui pipa sesuai dengan data dari PTGN.
  • Perbaikan (rekondisi) dan penggantian di lokasi Regulator Sektor.
Dalam penyaluran gas sangat diperlukan kehandalan jaringan pipa distribusi dengan tidak adanya kebocoran ataupun kerusakan peralatan sehingga gas yang disalurkan benar benar dapat dimanfaatkan dengan maksimal selain itu juga faktor keselamatan adalah tujuan yang paling utama untuk menekan resiko kecelakaan.